Selasa, 23 September 2014

1st novel project { First Meet With You }

TITLE         : Dear Diary  [first meet with you]
AUTHOR      : Cha Rinko     
RATING       : NC 17
CREATE       : 07/03/2014 11:32:57
FINISHED   :08/03/2014 22:24:13
GENRE        : romance CHAPTER
OST              : (BELUM DI RECOMENDASIKAN)
 CAST           : Mizuki Nana
                    Lee jinki
                    Mizuki hani (eomma nana)
Other cast      : yui
                    Rena
                    Vera
                    Kirana
                   And find your self many other cast...
COVER         : Dear Diary [first meet with you].png
Pagi menyinari kawasan jakarta dengan mentari yang hangat. “nana... bangun... bukankah hari ini kamu sekolah... ‘hai....’ayo biasakan pakai bahasa indonesia... ‘arraseo...’bukan bahasa korea juga tapi bahasa INDONESIA... ‘ia mama...’nah... mama tunggu bersama papa.’......” mizuki nana gadis kelahiran jepang tersebut sengaja pindah bersama ibunya karena sang ibu menkah kembali dengan pria indonesia yang sangat kaya. “slamat pagi nana...’ohayou...’.....’maksudnya selamat pagi juga.... ‘nana.... kamu harus biasa dengan bahasa indonesia, karena papamu kurang mengerti bahasa jepang begitu juga dengan temanmu disekolah nanti. ‘tak apa hana... nana ayo paa akan tunjukan sekolahmu ‘b..baik...”

Setibanya disekolah nana merasa ia ingin segera pulang, terlebih mendapatkan tatapan aneh dari orang yang menatapnya. “ikuti guru ini..’chichi... ah papa...’nana ayo..” nana pun mengikuti wali kelasnya menuju kelas yang memang dikhususkan bagi sekolah. “dengar hari ini kita kedatangan murid baru.” Suasana yang tadinya ricuh kini beruah menjadi hening “oha..... selamat pagi.. perkenalkan namaku mizuki nana... ‘nana silahkan duduk samping yui ‘iya.. baik...”

Tak terasa  jam istirahat nana tak bergeming dari  kelasnya banyak siswa siswi yang berhamburan ke keluar kelas untuk makan ataupun berkumpul dengan teman teman yang beda kelas. “halo... aku yui... ‘nana... eummhh... kau tak istirahat.. ‘beginilah, ak tak punya teman, semua kelas ini mengatakan aku tak cantik. ‘kata siapa kau manis yui-san... ah maksudnya yui.. ‘tak apa aku tau kamu pindahan dari jepang. ‘hmm... “ nana eruntung mempunyai satu teman yang baik dan tidak memandang harta. “aku belum kenal sama seluruh kelas ini, bisakah kau menunjukan padaku... ‘kenapa hars aku. Kau cantik nana, kau bisa bergabung dengan jeni.. ‘aku tak suka dengan wanita itu terlalu genit. Hahahaha’hmmm pulang sekolah aku ingin ke perpustakaan kau mau ikut..? ‘jika boleh aku sangat suka. ‘wooaahh kau suka, buku apa yang biasa kau baca. ‘ensiklopedia, sejarah, sastra kuno, manga, novel. Itu waktu di jepang. ‘bisakah kita berteman. ‘sangat bisa. ‘terimakasih karena kau mau jadi temanku. ‘tak masalah... “

“aku pulang... ‘eoh sudah pulang... ‘ia... ‘bagaimana sudah terbiasa mempunyai teman? Apa sekolahmu nyaman... ‘hanya punya 1, namanya yui. ‘mama mau ke mall mau ikut..? ‘beli wedges untukku saja.’hmm...” nana menutup pintu kamarny dan menyalakan musik yang ia suka. “lama sekali masuk online...” nana mengganti pakaiannya dan kembali ke meja yang ada laptop kesayangannya. “accapt me asyour friend please....”  nana langsung menkonfirm dan mengirimkan kalimat di wall profil tersebut.

“nana.... ‘eoh sudah pulang....’bagaimana dengan sekolahnya, papa tidak salahkan.. ? ‘temannya hanya satu....’yasudah tak apa, eoh ini credit card dan deit card untukmu, jadi kau tak perlu minta uang pada mama dan papa. ‘bagaimana jika....’sudah papa isi dan kau tinggal menggunakan saja. ‘terimakasih papa...” hana tersenyum melihat nana memeluk suaminya ang menjadi ayah tiri nana. “terimakasih... ‘untuk.. ‘aku melihat drama “kakana” disana kakana selalu disksa sama ayah tirinya. ‘aku tak seperti itu nana, aku memang cinta dan tulus bahkan menerimamu dengan ikhlas.  Jjah mama mana ? ‘lagi masak. “ nana mendorong papanya menuju dapur. “aku tak mau ganggu kebahagiaan kalian, aku mau masuk kamar dulu ya... ?”

Pagi menjelang, nana dengan semangat mulai masuk ke sekolah sendiri. “pagi yui.... ‘pagi... ‘kau sudah sarapan ? ‘belum, ‘ayo kita sarapan.. ‘nanti saja nana, kau tidak ingat hari ini semua guru tidak ada dan kita juga pulang jam 9 pagi, aku punya tempat kedai makan yang enak, pasti kau akan ketagihan. ‘benarkah ? ‘ia..’dimana... ‘kantin sekolah. “

Yui dan nana pun menuju kantin. “yaaa sudah penuh nana... bagaimana... ‘kita makan diluar.’aku tak membawa uang anyak.. ‘sudah aku akan mentraktirmu.. “ kini giliran nana menarik yui menuju luar kantin. “yui...  kau mau ke kantin ya... ‘tidak, kantin penuh... ‘yahhh lalu kau mau kemana.. ‘aku diajak temanku. Eoh nana... kenalkan dia rena. ‘hello, nana...’rena... eummhh bolehkan aku gabung ikut.. ‘yasudah ayo. ‘memang mau makan apa ? ‘di sevel eleven... ‘itu makanannya mahal semua ‘hmm mau ikut ? ‘yasudah deh.. “

“yui, kenapa amilnya hanya rot, itu tak kenyang... ‘tak apa nana... ‘rena juga, letakan roti kalian, pesanlah burger, takoyaki atau lainnya ‘siapa yang mau bayar.. ‘aku...’benarkah ? ‘yaappp... ‘terimakasih... “ yui pun memesan nasi goreng spesial di sevel, begitu juga dengan rena yang memesan burger spesial. “semuanya jadi berapa.. ? ’70 ribu. ‘bisa pakai credit card ? ‘ya bisa. “ rena dan yui terkejut melihat nana mengeluarkan dompetnya dan memberikan credit card. “ayo, kita naik ke atas saja. “ yui dan rena hanya bisa mengangguk. \

“nana... kamu serius mentraktir kita ‘ia, aku ikhlas, dan terimakasih sudah menjadi temanku. ‘ia nana ‘na... rumahmu dimana? ‘aku di green garden.. ‘waahh bukankah itu perumahan mewah... ? ‘molla, aku baru pindah rena... ‘emang kau pindahan mana ? ‘osaka. Jepang. ‘serius ??? ‘ia, benar... “

“rena kau dari mana saja... ‘ia rena curang makan gak ngajak-ajak... ‘maaf, gw tadi sama yui dan nana... ‘bukanya kau gadis yang sedang dibicarakan sama jeni ? ‘memangnya apa yang ia katakan tentangku... ‘kau sok cantik, oplas. Memang benar itu semua.. ‘yang mana sih yang namanya jeni ???? ‘nana sudah kirana hanya ingin bergabung dengan jeni, ‘aku sudah tak bersama jeni.” Kirana meninggalkan vera dan rena bersama yui dan nana. “vera, kenalkan nana... ‘vera... ‘nana...” nana merasa harus memberi pelajaran pada gadis yang bernama jeni tersebut.
“eomma... ‘ada apa honey... ‘izinkan aku ‘izin apa nana ? ‘papa aku sebal sama jeni... dia sok cantik, wajahku bukan oprasi wajahku murni. ‘lantas kau mau minta apa ? ‘panggil dokter bedah wajah dan tes khusus di kelasku. ‘baiklah akan papa urus. “

“hello girls... what your name.. “ nana tersenyum ternyata pria itu lagi menyapanya. “my name mizuki nana..” ia pun membalas itu dan  melanjutkan kegiatannya.

Semua kelas nana pada heboh dengan kedatangan dokter bedah wajah. “baiklah untuk semua sisw diharapkan memasuki tempat ini. “ nana dengan santainya masuk dan keluar dengan cepat. “nana... ‘kita akanlihat siapa yang akan  oprasi plastik. “ gumam nana pada temannya yang sudah benci dengan jeni.

“guysss.... ttada.... ‘waahhh kirana beli dimana... ‘ini antik, asli dari jepang langsung... ‘itu buatan indonesia. ‘sok tau kau nana.... ‘kalau asli ada made in dengan tulisan kanji jepang. ‘benarkah... ? ‘ia seperti ini. “  kiran menjadi diam, dan niat untuk pamer mendadak hilang karena nana berhasil membongkarnya.

“kalian ikut ? ‘aku tidak rena, vera ? ‘nana ? ‘kenapa kalian tak ikut... ‘KAMI AKAN DI PERMALUKAN LAGI OLEH GENGNYA JENI. ‘eoh itu, dengar, mereka oplas, kecantikan mereka kalah, cantik tak harus dilihat dari fisik, cantik itu di lhat dari kebaikan seseorang. ‘nana...’sudah ikut saja night vestifal. ‘bagaimana dengan gaun... ‘kosmetik... ‘aisshhh kalian hanya minta izin saja sama orangtua kalian untuk menginap dirumah ku. ‘nana...’ia ada apa ? ‘kenapa kau baik sekali... ‘sudahlah... kalian adalah temanku...  kirana kau mau ikut tak ? ‘tidak, nanti dandannya kaya kampungan... ‘kirana kenapa bicaramu seperti itu... ‘sudah tak apa jika dia tak mau ikut. “ tutur nana.

“aduh... maaf... ‘kau tidak apa-apa ? ‘ia tak apa, kau....’......’hey kau mau kemana ???” nana yakin jika pria itu adalah teman chatnya yang sering menyapa dirinya. “mama... papa... attention please... ‘aigoo... ‘ada apa honey... ‘aku, vera, yui, rena  akan datang ke pesta malam di sekolah. ‘lalu ? ‘mereka semua orang tak mampu, izinkan aku untuk memberi dia bantuan. ‘kami salut sama kamu nana, ‘ia mama juga... ‘papa akan beri kunci mobil, karena nana bukan perempuan yang sering jalan. ‘terimakasih papa... “ nana memeluk ayah tiriya dengan hangat.

“tumben datang siang, biasanya selalu pagi. ‘ahhh mau minta pada jeni agar di iznikan ikut party night... ‘yaa inikah umum.. jadi kumpulan wajah jelek, ditambah OPRASI PLASTIK ingin ikut. ‘jaga bicaranya... ‘ya ampun.... anak baru ajah belagu... ‘nana sudah hentikan... ‘yui.. katakan pada gadis oplas, kau kau danteman teman burukmu, ku tunggu,  aku akan menominasikan dirimu sebagai siswi tercantik..”  “nana... sudah kita akan kalah, ‘kata siapa, pasti menang. Jam 10 kita balik pulang, guru pada rapat, katakan juga pada vera rena  agar ikut kerumahku. Oh kau di izinkan kan ? ‘ia. “

Kedua temannya nana pun di izinkan menginap dirumah nana, “jjah sudah berkumpul, kita  akan kerumahku. ‘naik apa nana ? ‘mobil. ‘kau ini mudah sekali ercanda dan serius ya... ‘aku serius vera... ayo ikut aku... “ nana terkejut ketika jeni dan grupnya berfoto ria di depan mobilnya. “wahwah... kau mau akui ini mobil kamu nana... ‘kau bisa bukanya ? ‘tentu.. ‘lakukan jeni... “  jeni merasa di permalukan oleh nana ia langsung bangkit dan mendorong nana. “jeni... kita lihat 2 hari lagi, siapa yang OPLAS dan WAJAH MURNI. Permisi nonoa nona cantik... “ jeni terkejut saat nana dengan fasihnya mengucapkan bahasa korea yang ia tidak mengerti membuat mobilnya menyala dan memuka pintu secara otomatis. “nona cantik permisi... “

“waahhh nana ini benar punya mu.... ‘ia, ini dari mendiang appaku, ah maksudnya ayahku. ‘waahh nana... kau itu... ‘aku tak ingin menjadi jeni, mempunyai teman tapi pada sombong, lebih baik aku punya 3 teman namun sealu bersamaku. ‘waahhhhh nana... hatimu aik... ‘terimakasih... euh vera, tekan tombol hijau di kepala kaca itu. “ vera terkeut saat melihat foto jeni yang narsis di depan mobilnya nana...  “selamat siang nona nana... ‘siang pak... “ nana telah tiba di gapura blok kediamannya. “nana seriuskan ini rumahmu... ‘ia, aku tak bohng... “

“selamat siang, tante,... paman... ‘waahh ini temannya nana... ‘ia mama... papa.... ‘kalian duduk saja dulu, mungkin kalian stress di ajakk mengebut sama putri kami.. ‘kalian duduk saja dulu. “ nana mengikuti kedua orangtuanya menuju ruang keluarga. “nana... ‘ia ada apa ? ‘papa dan mama akan berangkat ke jeju... ‘.....’ia sayang, papa dinas disana. ‘lalu yang bayar kartu kredit, ‘tenang appa sudah siapkan semuanya.. ‘berapa lama ? ‘2 bulan. ‘ia aku izinkan, hati hati di jalan ma... papa... aku akan mendoakan kalian agar aku “punya adik “ ‘ahahahaha nana ‘aku tau papa.. kalian mau sekaian hoenymoon kan ?  sudah berangkatlah, aku akan bersenang senang dulu dengan mereka... ‘papa dan mama juga sudah menyediakan stylist rambut dan wajah, jadi tak usah kesalon. ‘ia terimakasih mama... papa... “ nana keluar denan langkah yang riang. “ada apa nana..??? ‘tak aa apa-apa....  jjah ayo kita ganti baju, “ nana terus tersenyum pada temannya danmereka terkejut dengan kamar nana yang sangat wangi.

“mama dan papa ku dinas 2 bulan di jeju, ‘sungguh ?? ‘ia, mama dan papa juga sudah siapkan stylist untuk acara malam kita. ‘nana... apa ini tidak terlalu berlebihan ? ‘tidak. Jjah sekarang, untuk alas kaki, kalian biasa pakai heels gak ? ‘TIDAK.. ‘ ok kita sama “ nana dan semua temannya sibuk masing masing.
“kau mau kemana nana... ? ‘masak. ‘aku ikut bantu deh... “ nana hanya bisa tersenyum kembali, ia baru mendapatkan teman yang benar benar ingin berteman. “usai makan malam, kalian semua ingin apa ? ‘LANGSUNG TIDUR. ‘baiklah, aku akan tunjukan kamar kalian. ‘tak bersama.. enakan bersama na... ‘hmm... yasudah.... “

Pagi tak terasa sudah kembali, nana dan kawan kawannya bergegas menuju mobil nana dan melaju menuju mall terbesar di jakarta. “sudah ikut saja denganku..” nana dan teman temannya langsung disambut hangat oleh penjual yang jaga. “pesanan bajuku mana ? ‘silahkahn ikuti kami nona..

Usai membelikan gaun yang cantik untuk yui, vera dan rena  nana pun mengjak mereka membeli wedges. “nana... terlalu mewah.. ‘harganya juga mahal.. ‘sudah tak apa, ini semua sudah disapkan sama appa. ‘terimakasih, kajja kita makan siang dulu.

Malam menjelang, nana memawa mobil mewahnya dan ia pakirkan di  parkiran mobil. “nana... kenapa semua mata pada ke kita. ‘itu artinya kita tampil cantik, tak usah malu yui... “  jeni dan grupnya tdak percaya dengan nana, yui, rena dan vera yang bisa tampil lebih cantik. “halo nona cantik... ‘k..kalian....’ia ini kami, nana, yui rena dan vera aku datang memenuhi janji kalian... apa kami mengecewakan dan memalukan kalian... ? ‘......’hahaahahaha  yui rena, vera ayo kita kesana... “

NEXT CHAPTER



Tidak ada komentar:

Posting Komentar